Aku dan Mimpiku #Part 1

Random ya, mulai menulis bagian dari perjalananku🙂 ini duniaku dan ini mimpiku, hehe… dari kecil, buku adalah duniaku. Teringat dengan jelas guru SD ku bilang “cintailah buku, niscaya kalian akan bisa menguak sepetak langit”. Ah, aku memang sangat mencintai buku, tapi ini tidak membuatku lantas untuk tidak mencintai manusia lho ya. Mencintai manusia juga perlu, dan tentunya dia (manusia) itu tak tergantikan😀

Selalu buku dan buku. Hingga mungkin terkadang orang yang melihatku pun bingung, aku akan berpikir dua kali untuk membeli baju, sepatu, dll. Tetapi kalo untuk buku, rasanya jarang ada pertimbangan lagi. Hanya, tetaplah ada batasan berapa maksimal yang boleh kusisihkan untuk “merampok” buku🙂

Sejak SMA, dengan ukuran kantong anak SMA, apalagi anak rantau tentu harus mikir – mikir jatah uang dari ibu bapak ini cukup ga ya untuk hidup sebulan, wehehheeh… aku masih tetap mencuri sedikit2 jatah itu untuk membeli buku, mulai dari buku sekolah (penunjang yang macem-macem) hingga majalah Annida bekas (pada jaman itu Annida masih waw banget lho berbentuk hardcopy) dan di tahun terakhir SMA lah akhirnya aku mengenal komik (tapi sampe detik ini, tidak ada komik yang pernah saya beli, semuanya murni rental, dulu, sekarang udah ga begitu suka komik)😀

Kuliah, kebiasaan membaca jadi agak lebih gila. Ditambah masih banyak teman – teman yang bisa diajak untuk sharing buku alias pinjem-pinjeman buku gitu (maklum mahasiswa, banyak kebutuhannya, hehehe…). Aku bisa menghabiskan waktu berjam – jam di toko buku sambil nanti pulang membawa minimal satu buku, hehehe…

Alhamdulillah, sekarang bisa lebih memperkaya buku yang dipunyai. Seperti biasa, ibuku seringkali bertanya “ini mau ditaruh mana lagi An? udah ga ada lagi tempatnya”. Dan hanya ku jawab dengan singkat “ga tau deh Buk, hehehe… asal jangan dijual aja deh”. maklum, mungkin ibuku bingung, bukuku makin bertambah aja makin lama. Dan semua buku yang udah ku baca pasti ku lempar ke rumah, biar ga menuhin kostan, makanya ibu pusing dan geleng – geleng gitu ya😀

Dengan buku, aku merasa duniaku lebih besar dan lebih luas. Dan hingga kini hal yang paling ku suka adalah mencium bau dari buku baru😀 Kalo kata quote Cholil “karena setiap lembarnya, mengalir berjuta cahaya, karena setiap aksara membuka jendela dunia…”

“Buku yang kubaca selalu memberi sayap – sayap baru. Membawaku terbang ke taman – taman pengetahuan paling menawan, melintasi waktu dan peristiwa, berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ku jumpai, sambil bermain di lengkung pelangi” (Abdurrahman Faiz)

Aku ingin punya seribu buku. Punya semacam “library” nanti di rumah *tapi ini kalo punya rumah sendiri sih nanti, namanya juga mimpi😀 Berharap nantinya suamiku pun mendukungku untuk tetap mencintai buku. Tidak memisahkanku dari buku *kok jadi lari ke suami yak, gapapalah ya, namanya juga harapan🙂 berharap buku – buku ku nanti bisa dibaca banyak orang, bermanfaat untuk yang lain…

Semangaaaat punyaaaa perpuuuuuuuus “Ya Allah, semoga jika ga bisa bikin sendiri, nanti dibikinin suami deh. Amiiin Amiin Amiin…”😀

#sampai jumpa di mimpi – mimpi berikutnya…