Review Buku : Facebook on Love

Facebook? Siapa yang tidak mengenalnya di jaman seperti ini. Hampir setiap orang mempunyai account jejaring sosial yang satu ini. Bahkan adek saya yang SMP aja udah punya akun ini #curcol😀

Ifa Avianty, namanya kerap kali saya dengar bersama Forum Lingkar Pena (publishing house). Baru pertama kali ini saya membaca karya Mba Ifa ini. Dan hasilnya : lancaaar jaya euy, seperti di jalan tol kalo lagi sepi. bahasanya ringan. Saya selesai membaca buku ini hanya dalam waktu semalem. hehehe…

Dayana dan Fadli. Dua orang yang diketemukan di dunia facebook. Keduanya super sekali sering update status fb. Saling komen seolah musuh satu sama lain. Hingga akhirnya keduanya bertemu di dunia nyata. Di perusahaan yang dipimpin oleh fadli. Kesanalah Dayana melamar kerja.

Dayana, biasa dipanggil Dea, sosok yang imut, anggun, dan bisa membangkang pada siapapun. Sementara Fadli, ya semacam eksmud lah intinya. Kalo kata buku ini bergaya aristokrat dan dikenal dengan bos killer.

Tampaknya saya seringkali menjumpai kasus yang seperti ini. keliatan banget ya kalo sering jadi tempat curhat😀 awalnya benci, ga suka, tapi lama kelamaan suka juga. Fadli, diperlakukan Dea yang seperti itu, tidak pernah menjumpai cewek yang seperti Dea, justru membuatnya sangat tertarik.

Hmm, sekantor, tetapi mereka tetap saja suka ribut. Tetapi harus diakui bahwa Fadli semakin penasaran dengan Dea, apalagi hasil kerjanya pun bagus. Ribut, ribut, dan ribut. Hingga kemudian fadli menemukan sepasang anak kembar di belakang kantornya. Fadli dan Dea sama2 pencinta bayi. Dan akhirnya mereka berebut untuk merawat kedua kembar itu. Menjadi manda atau panda mereka. Dan taukah? karena kejadian ini mereka menikah. Menikah.

Pernikahan mereka terasa mulus di awal, tetapi tidak lama. Masalah terus saja datang. Masa lalu Fadli mendatangkan masalah untuk pernikahan mereka. Masalah apa saja itu? Bagaimana kisah mereka pasca pernikahan? kisah detailnya baca bukunya sendiri saja yah🙂

For the last, saya suka baca tulisan Mba Ifa ini. Sangat ringan. betapa mungkin kita tidak akan tau siapa jodoh kita. akan bertemu dimana. Jika Allah sudah menulisnya, maka tak ada yang bisa menolaknya..

Buku ini masih ada sequel nya sih, tapi saya belum baca. semoga ada pinjaman😀