Review Buku : Ondel-ondel Nekat Keliling Dunia

Membaca buku ini ada hal berbeda yang saya rasakan. biasanya buku2 traveling yang saya baca adalah yang bahasannya adalah mengelilingi negara2 amazing yang memang layak dipakai liburan dan membuat sebagian besar orang penasaran. Terbayang ngga? Jika travelingnya adalah ke negara2 yang penuh dengan suasana perang dan kondisi yang tidak aman? Mencekam kalo menurut saya😀

Adalah Luigi Pralangga, denger nama ini sudah lumayan lama, konon adalah seorang blogger juga yang kocak. Baru sempat membaca tulisannya ya di buku ini🙂

Ini adalah kisah petualangan Luigi sebagai salah seorang peacekeeper, yang ditugaskan oleh UN (United Nation) alias PBB. Apa misinya? Menciptakan perdamaian dunia. Sekarang apa yang tergambar di otak kita? Percaya ga percaya, Luigi awalnya bukanlah seorang peacekeeper, Luigi adalah seorang mantan karyawan perusahaan telekomunikasi ternama di Indonesia (jadi inget kantor lama ini :D). Bayangkan, Luigi yang kehidupannya sudah mapan di Jakarta, ditinggalkannya pergi ke New York, untuk mewujudkan mimpi masa kecilnya yang awalnya ingin pergi ke Kanada. Dengan bekal kesabaran dan kerja kerasnya, Luigi diterima di markas besar UN PBB ini.

Luigi pun tak lantas tinggal diam di New York, dia mengikuti misi perdamaian yang pertama kali ke Irak dalam misi inspeksi senjata pemusnah masal, bayangkan bagaimana ketika rezim Saddam Husein yang waktu itu kita lihat di layar televisi saja sudah sangat seram, tetapi Luigi justru ada di lokasi itu. Ngeri saya bayanginnya. Misi ini tidak lama, dia kembali ke New York dan kemudian mengikuti UNMIL yang bertigas di Liberia. Buku ini banyak bercerita tentang seluk beluk kehidupannya di Liberia. Bagaimana kehidupannya di negara yang digambarkan jauh dari kebersihan, bagaimana susahnya mencari roti di sana dan banyak lagi. Silahkan dibaca bukunya yah…

Saya suka buku ini, font nya besar-besar. Terus warna tulisannya biru. Betapa bahagia mata minus ini membacanya😀 Ditambah lagi, kita dihadiahi gambar2 pengalaman Luigi selama di Liberia ini. Buku ini membuat saya lebih bersyukur dengan tinggal di tanah air ini. ternyata masih banyak negara yang jauh lebih memprihatinkan daripada di negara kita. Dan satu lagi, saya salut dengan istri dari Luigi yang membesarkan 3 anaknya jauh dari suami. Betapa besar nya hatinya, perjuangannya #mir’at

Oiya, satu lagi. Luigi ini menyebut dirinya dengan ondel – ondel. Mungkin karena dia berasal dari Jakarta kali yah🙂

#Review di tengah2 otak yang sudah serasa mengepul karena ulah auditor