#26 Pintu Harmonika – Clara Ng & Icha Rahmanti

Pintu HarmonikaYep, buku pertama Clara Ng yang saya baca😀 Apa yah? Saya mau bilang bahwa novel ini punya cover yang manis sekali, sangat. Itu yang awalnya bikin saya memutuskan membelinya. Ah, pokoknya baguuus deh covernya. Di samping itu, rating goodreads kok tampaknya juga baguuus. Oke, deal. Saya memasukkan ke dalam keranjang belanja saya🙂

Dijual cepat: S U R G A!

Punyakah kamu surga di Bumi, tempatmu merasa bebas, terlindungi dan… begitu bahagia hanya dengan berada di situ?

Ya, itu juga potongan kalimat dalam buku ini yang membuat saya optimis harus mempunyai buku ini. tapi, udah ah ntar kepanjangan kisahnya kenapa beli buku ini. Mba Clara & Mba Icha, saya tak menyesal membeli buku ini, sungguh🙂

Adalah Rizal, Juni, David. Buku ini berisi 3 jurnal dan catatan harian yang mereka tulis. Ketiganya dipertemukan di kompleks Ruko Gardenia Crescent. Dan buku ini menceritakan kecintaan mereka dengan sebuah tempat yang mereka sebut “Surga”. Kamu tahu Surga itu apa? tanah kosong yang ada di komplek mereka, yang ditumbuhi rumput liar, logikanya ga banget kan tempat seperti itu di sebut Surga? Ah tapi ternyata itu tidak benar.

…Setiap berada di situ, gue merasa bebas dan damai. Bukan cuman gue, tapi demikianlah arti tanah kosong buat teman-teman yang kemudian menjadi seperti adik-adik gue sendiri, Juni dan David. Di sana, walaupun nggak selalu main bareng, kami membentuk ikatan yang sulit diceritakan. Kami seolah mengerti satu sama lain dan saling menyayangi…

Dan suatu hari, kecintaan mereka terhadap Surga terusik akibat sebuah papan yang terpasang di sana serta bertuliskan “Dijual”. Ya, dan mulailah aksi mereka untuk menyelamatkan Surga nya. Mulai dari menjatuhkan plang yang ada, mengganti dengan tempelan penawaran badut, dll…

Mba Clara & Mba Icha, kembali saya sampaikan. Saya merasa terhibur dengan cerita mereka di buku ini. tapi kok rasanya “tanggung” yah, entahlah. Itu yang saya rasa. dan rasanya keakraban mereka ber3 kurang dibahas di buku ini🙂

Meskipun berasa tanggung, tapi saya berhasil menamatkan novel ini. Dan saya mulai enjoy dengan jurnal ke-tiga dari sudut pandang David? Kenapa gitu? Yang belum baca, silahkan baca bukunya yah🙂

Novel yang mengandung tema keluarga ini sempet membuat saya sempat berkaca-kaca di bagian akhirnya. Ah benar-benar tidak menyangka…

Bintang 3 untuk kisah di buku ini. Aksi penyelamatan Surga dan kecintaan mereka kepada keluarga🙂